My Life

Ane cuma seorang wanita yang biasa saja. Terlahir sebagai anak sulung dari empat bersaudara, buah cinta pernikahan orang tua ane. Hidup sebagai karyawan swasta tidak kemudian membuat hobi menulis ane terpendam. Meskipun sebagai blogger bisa dibilang newbie tapi ane tetap percaya diri dengan tulisan-tulisan amatiran yang ane buat. Mungkin untuk update nya tidak sesering para blogger yang sudah expert, paling tidak waktu luang ane dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan hobi menulis ini. Pointnya ane merasa berguna sebagai manusia kalau dapat berbagi hal-hal positif kepada yang lain.

Tidak terlalu banyak memiliki prestasi bahkan ambisi. Tapi satu hal yang pasti, ane tidak pernah setuju yang namanya manipulasi. Kecintaan terhadap menulis membuat ane mampu mendokumentasikan setiap kejadian melalui tulisan. Kalau ‘intipers’ bertanya, apa jangan-jangan ane masih punya buku harian atau kata anak sekolahan buku diary, jawabannya benul alias benar dan betul sekali. Rasanya gatal kalau ada uneg-uneg dalam hati yang tidak dituangkan dalam tulisan. Apalagi kalau lagi keluar sisi melankolisnya, wah… bisa apa saja dicurcolin ke dalam tulisan.

Untuk para ‘intipers’ yang punya hobi menulis jangan ragu-ragu untuk mengekspresikan isi hati ke dalam tulisan. Jangan merasa takut kalau tulisannya tidak terlalu menarik untuk dibaca. Mengerjakan sesuatu itu yang paling sulit adalah memulainya. Kalau kita sudah berani untuk memulai, learning by doing kita pasti tahu apa yang perlu kita perbaiki pada tulisan yang kita buat. Tidak semua penulis langsung sukses menghipnotis para pembacanya. Mungkin perlu waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk mengetahui selera pembacanya.

Sekarang ini media teknologi sudah sangat mudah untuk diakses. Sangat disayangkan kalau hanya menggunakannya sebagai media untuk memprovokasi hal-hal negatif. Sebagai manusia yang dianugerahi Tuhan pikiran serta nurani, sebaiknya pergunakan modal tersebut untuk mengelola hobi, ilmu pengetahuan serta bumi kita dengan cara yang bijak. Karena hakikatnya kita ini hanyalah milik Tuhan dan kelak akan kembali kepada-Nya. Rugi donk… kalau modal yang sudah diberikan itu kita sia-siakan begitu saja.

Ayo… Kapan lagi kita berkarya!

Advertisements
%d bloggers like this: